Posted by: sutrisno | October 3, 2010

Kenapa ya bangsa kita cepat Marah…

Di di berbagai media massa saat baik media cetak dan media elektronik ini sedang gencarnya memberitakan kerusuhan di berbagai tempat yaitu di jakarta dan di Kalimantan memang cukup menprihatin dengan bentrokan yang terjadi di Tarakan, Kalimantan Timur yang berbau sara yang menyebabkan beberapa orang tewas. Belum lagi persoalan itu bisa diselesaikan, kita melihat perkelahian antarkelompok terjadi di Jakarta.di depan pengadilan negeri jakarta ,Saya melihat dari media elektronik cukup ngeri …. Apa sampai segitunya watak bangsa Indonesia ,Yang dari dulu Bangsa kita merupakan bangsa berbudi luhur tinggi.Tapi Akhir – ahkir ini cukup memprihatinkan . Kadang aku berpikir kenapa ya dengan bangsa kita ini? Bangsa yang dulu sebagai bangsa yang besar yang menjujung adat ketimuran tetapi mengapa tiba-tiba menjadi bangsa yang mudah marah? Ketika sudah marah kemudian bisa gelap mata untuk melakukan tindak kekerasan yang tidak pernah kita bayangkan. Cerita seperti ini sebelumnya hanya kita tahu terjadi di luar negeri saja tapi sekarang kok bangsa kita tidak jauh beda dengan bangsa bermental rendah. Oleh karena masih menjadi suku-suku, mereka belum mengenal yang namanya peradaban. Konflik komunal hanya terjadi pada masyarakat yang terbelakang peradabannya.
Kita tentunya bukan merupakan kelompok masyarakat terbelakang seperti itu. Kita sudah menjadi masyarakat dunia. Kita bahkan menjadi salah satu dari 20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Di era terbuka seperti sekarang, adanya konflik komunal yang merengut banyak orang dengan mudah menjadi pembicaraan masyarakat dunia. Ketika itu terjadi tentunya sebuah aib besar bagi kita sebagai bangsa sebagai bangsa yang beradab.
Keadaan seperti ini tentunya tidak bisa kita biarkan. Kita harus mencegah jangan sampai konflik komunal baik yang terjadi di Tarakan maupun Jakarta kemudian bereskalasi menjadi besar.Bahkan kita bisa harus bisa bersikap hati hati dalam menyingkapinya. Sebagai generasi muda tentunya yang lebih penting lagi kita lakukan adalah mengungkap akar persoalannya dan mencari solusi atau jalan secara logis . Kita harus bisa mencari jawaban mengapa konflik komunal bisa merebak lagi di tengah masyarakat. Semangat yang harus kita pakai bukanlah untuk menyalahkan satu dengan yang lain . Kita perlu tahu akar persoalannya agar kita bisa menemukan penyeselesaian konflik secara awet dan langgeng.
Seperti kita ketahui kerusuhan di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, menakutkan masyarakat. Apalagi, mereka saling menyerang dengan membawa alat tajam dan senjata api. Mereka bukan hanya membawa golok ataupun parang, tetapi senjata yang lebih mematikan. Sekali lagi kita perlu mencari tahu, apa yang menjadi penyebab terjadinya konflik massal. Kita perlu mengantisipasi kemungkinan semakin terbatasnya ruang ekonomi di tengah masyarakat.Bahkan Aparat negara pun sepertinya kecolongan dalam hal tersebut.Yang terakhir ini sangat mudah memancing ketegangan, karena ekonomi berkaitan dengan urusan perut, urusan hidup. Banyak di antara warga masyarakat yang semakin termarginalkan dan terbatas aksesnya terhadap sumber-sumber ekonomi. Terutama pemerintah tugas utamanya adalah membela kepentingan masyarakat yang semakin terpinggirkan itu. Tugas utama dari pemerintah daerah menjamin bahwa tidak ada anggota masyarakatnya yang merasa tertinggal dan tidak ikut dalam arus besar pembangunan.Memang dalam perekonomian yang tidak seimbang sehingga kecemburuan sosial terjadi.
Inilah yang harus membuat kita semakin waspada. Terutama para pemimpin kita harusnya dekat dan mendengar suara masyarakatnya. Karena mereka mempunyai tugas melayani masyarakat bukan seperti sekarang justru sebalik nya…rakyat yang melayani pemerintah…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: