Posted by: sutrisno | December 16, 2007

Ciblong di Riam kanan

Hari sabtu kemarin tanggal 8 desember 2007,saya bersama teman-teman team migrasi di ajak mancing ke waduk Riam kanan.kesana kami tempuh perjalan darat 1,5 jam.Ternyata waduknya gede banget(luas maksudku)menurut cerita di bangun dengan menenggelamkan beberapa desa(istilah jawanya “bedol deso”)waduk ini menyimpan banyak kekayaan terutama ikan.Sampai ikannya kelihatan,tapi sayang waktu aku mancing cuma dapat ikan ‘buntal'(sudah tidak dapat makan beracun lagi){hatiku bilang ‘cucian deh lu’}.Tapi hatiku senang aku dapat sepuasnya,berjam-jam aku ciblong(mandi),mengingatkan aku sedang mandi sama sapiku di sungai di desaku.{aku adalah anak gembala’seperti lagunya Sherina’}

Itu hanya satu cerita dari banyak pesona wisata yang di miliki Banjarmasin(waduh promosi ini).Bila kita mengujungi kota seribu sungai ini banyak pesona yang terpendam.Masyarakatnya yang agamis,mereka menjadikan sungai sebagai urat nadi kehidupan mereka.Setiap pagi saya jalan-jalan melihat aktifitas mereka dari dekat di sungai Martapura.Aku cicipan makanan Mereka(ada Haruan,Ketupat Kandangan,banyak lagi lupa namanya)o ya jangan lupa nasi bakar{dekat gedong air”Pak Iyank ku Promosi’in”}.Tapi kalau mau cari makanan dari jawa juga banyak(la wong penjualnya ke banyakan orang jawa).Banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik dari ke hidupan mereka.Belum lagi ceweknya bungas-bungas(bungas=cantik).Tapi kalau di sana harus hati-hati dalam mengucap kata “butuh”kita bisa di anggap jorok(karena kata itu konotasinya jorok).Banyak sekali tempat-tempat yang harus anda kunjungi bila datang ke Banjarmasin seperti Pasar terapung,Pulau Kembang,Pasar wadai Martapura(pusat perdagangan permata/intan di Martapura),Kemudian jembatan Barito (jembatan terpanjang yang pernah kulihat,panjang 1 kilometer).Terus kalau malam minggu di depan di depan Masjid Agung banyak anak -anak gaul pada nongkrong.Dan kalau Minggu pagi mereka tua-muda,cowok-cewek,kecil-gede pada jalan-jalan pagi mengelilingi kawasan Masjid kebanggaan Masyarakat Kalimantan Selatan

Kalau ceritain keadaan di Banjarmasin jadi pingin ke sana lagi .Kangen aku orang-orang sana.karena aku penasaran belum ketemu orang dayak asli.


Responses

  1. Begitulah banjarmasin.sungai adalah salah satu penunjang transport di banjarmasin..kami pakai Jukung (perahu kecil),kloto(krn bunyi nya kotok-kotok) kalau mau kemana2.masih banyak tempat-tempat eksotis.ntar di ajak ke Loksado deh..kalau ke banjar lagi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: